Air PDAM Keruh atau Berubah Warna? Kenali Penyebabnya Sebelum Memilih Filter

Air PDAM keruh, berubah warna, atau memiliki bau yang berbeda dari biasanya tentu membuat kita bertanya-tanya tentang kondisi air yang digunakan sehari-hari.

Namun, perubahan yang terlihat pada air tidak selalu berasal dari satu penyebab yang sama. Kondisi sumber air baku, proses pengolahan, jaringan distribusi, hingga instalasi air di dalam bangunan dapat memengaruhi kondisi air sebelum akhirnya keluar dari keran.

Karena itu, sebelum menentukan filter air PDAM, langkah pertama yang sebaiknya dilakukan adalah memahami kondisi air dan kemungkinan sumber permasalahannya.

Kenapa Kondisi Air Bisa Berubah Sebelum Sampai ke Keran?

Air yang digunakan di rumah telah melewati perjalanan yang cukup panjang sebelum mencapai titik penggunaan.

Secara sederhana, kondisi air dapat dipengaruhi oleh beberapa tahapan:

1. Kondisi sumber air baku
Kualitas sumber air baku dapat berubah mengikuti kondisi lingkungan, cuaca, musim, dan karakter sumber air yang digunakan.

2. Proses Pengolahan Air
Air baku melalui proses pengolahan sebelum didistribusikan kepada pelanggan. Kondisi air baku yang berubah dapat membutuhkan penyesuaian dalam proses pengolahannya.

3. Jaringan distribusi
Setelah melalui pengolahan, air masih harus melewati jaringan distribusi sebelum mencapai bangunan. Kondisi jaringan dan tekanan aliran dapat ikut memengaruhi kondisi air yang diterima.

4. Instalasi air di bangunan
Perjalanan air belum berhenti ketika mencapai rumah atau apartemen. Tangki penyimpanan, toren, jalur perpipaan, dan kondisi instalasi bangunan juga perlu diperhatikan.
Artinya, ketika air keruh di rumah muncul, penyebabnya tidak selalu dapat diketahui hanya dengan melihat warna air yang keluar dari keran.

Kondisi Air di Tangerang: Apa yang Sedang Terjadi?

Pada September 2026, Pemerintah Kota Tangerang melaporkan adanya penurunan debit Sungai Cisadane di tengah musim kemarau. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena dapat berdampak terhadap ketersediaan sekaligus kualitas air baku.

Perumda Tirta Benteng kemudian menjelaskan bahwa perubahan kualitas air yang diterima pelanggan dapat dipengaruhi sejumlah faktor, mulai dari kondisi sumber air baku, proses pengolahan, jaringan distribusi, tekanan aliran, hingga kondisi instalasi pelanggan.

Kondisi ini menunjukkan mengapa perubahan air di titik penggunaan perlu dilihat secara menyeluruh dan tidak langsung diasumsikan berasal dari satu faktor saja.

Sumber: Pemerintah Kota Tangerang dan ANTARA News Banten.

Apakah Air Keruh Berarti Air Tidak Aman?

Tidak dapat disimpulkan hanya berdasarkan tampilan.

Warna, bau, kekeruhan, maupun endapan dapat menjadi indikasi bahwa kondisi air perlu diperhatikan, tetapi pengamatan visual saja belum cukup untuk mengetahui kandungan di dalam air.

Jika perubahan terjadi terus-menerus atau cukup signifikan, identifikasi kondisi sumber air dan pengujian parameter tertentu dapat diperlukan sebelum menentukan penanganannya.

Terutama apabila air akan digunakan untuk kebutuhan konsumsi, kebutuhan pengolahan airnya perlu dibedakan dengan air yang digunakan untuk mandi, mencuci, atau kebutuhan rumah tangga lainnya.

Kenapa Masalah Air di Setiap Rumah Bisa Berbeda?

Dua rumah yang sama-sama menggunakan PDAM belum tentu mengalami kondisi air yang sama.
Lokasi bangunan, jaringan distribusi, kondisi toren, perpipaan, jumlah penggunaan air, hingga titik penggunaan dapat membuat karakter masalahnya berbeda.
Karena itu, pemilihan filter air rumah sebaiknya tidak hanya didasarkan pada ukuran tabung, jumlah media, atau tampilan sistem.
Yang perlu diketahui terlebih dahulu adalah masalah apa yang sebenarnya ingin ditangani.

Kapan Filter di Titik Penggunaan Cukup?

Apabila kebutuhan filtrasi hanya terdapat pada titik tertentu, sistem point-of-use dapat dipertimbangkan.
Contohnya filter pada shower, wastafel, kitchen, atau titik penggunaan tertentu lainnya.
Namun, jika kondisi air ditemukan pada banyak titik sekaligus dan berasal dari jalur air utama, sistem filtrasi pada jalur utama dapat menjadi pilihan yang lebih relevan.
Pada Noor Water Filter, sistem ini disebut Main Filtration System, yaitu filtrasi yang ditempatkan pada jalur utama agar air diproses sebelum didistribusikan ke berbagai titik penggunaan.

Pemilihan keduanya tetap perlu disesuaikan dengan kondisi air dan kebutuhan masing-masing bangunan.

Apa yang Perlu Dicek Sebelum Memilih Filter Air PDAM?

Sebelum menentukan sistem filtrasi, beberapa hal yang dapat diperhatikan antara lain:

  • sumber air yang digunakan;
  • warna, bau, dan kondisi air;
  • keberadaan endapan atau noda;
  • kondisi toren atau tempat penyimpanan air;
  • apakah masalah terjadi pada satu atau banyak titik;
  • kebutuhan penggunaan air;
  • serta hasil pengujian air apabila diperlukan.

Informasi tersebut membantu menentukan apakah kebutuhan cukup ditangani pada titik tertentu atau memerlukan sistem filtrasi pada jalur utama.

Temukan Sistem Filtrasi Sesuai Kondisi Air

Kondisi air dapat berbeda di setiap lokasi. Karena itu, sistem filtrasi sebaiknya ditentukan berdasarkan kondisi air dan kebutuhan penggunaannya.

Jika Anda menemukan perubahan warna, bau, atau kondisi air di rumah maupun apartemen, Noor Water Filter dapat membantu mengidentifikasi kebutuhan filtrasi sebelum menentukan sistem yang digunakan.

Konsultasikan kondisi air Anda melalui WhatsApp Noor Water Filter.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *